Karyawan Kreatif : Merubah Kacung menjadi Risk Taker!

Tips karyawan Kreatif: Kacung Menjadi Risk Taker

Mau tidak mau, di era globalisasi ini perusahaan dituntut mempunyai senjata andalan, yaitu inovasi. Karena fungsinya bukan lagi alat biasa, tetapi senjata, tentunya faktor the man behind the gun menjadi isu yang penting. Ciri perusahaan inovatif bukan pada semboyan, tagline atau jargon inovasi tiada henti, tetapi sejauh mana mampu menerapkan / memberdayakan inovasi menjadi senjata andalan atau dengan kata lain strategic power. Bisa dimengerti kan jika perusahaan bukan lagi memerlukan karyawan kacung, yang bekerja berdasarkan petunjuk atau SOP semata. Tetapi mahir dalam berinovasi sesuai dengan tuntutan persaingan global.

Berikut beberapa tips panduan karyawan kreatif :

»Kacung menjadi risk taker«

Di salah satu artikel, pernah di bahas bahwa reputasi dalam dunia bisnis dinilai bukan dari track record atau senioritas belaka, tetapi reputasi berbasis inovasi. Hanya karyawan kreatif yang dapat meningkatkan diri dari fungsi kacung menjadi risk taker sajalah yang dapat membawa perusahaaan pada reputasi tertingginya yaitu reputasi berbasis inovasi.

»Merubah paradigma leadership«

Sudah tidak zamannya lagi pemimpin hanya pandai berbicara apalagi hanya bermodalkan gelar. Globalisasi menuntut pemimpin yang berani berkata dan mampu mempertanggung jawabkan ucapannya. Artinya siapa yang paling inovatif dialah pemimpin sesungguhnya. Innovator is the real leader. Diantara sekian banyak inovator, maka yang paling layak dijadikan pemimpin adalah yang mampu membawa inovasi dan keuntungan sekaligus. Karena belum tentu yang paling inovatif yang paling untung. Tetapi lingkungan perusahaan yang terbiasa dengan inovasi.

»Jangan pernah bicara inovasi tanpa pernah siap untuk gagal«

Semakin inovatif suatu perusahaan, maka semakin dinamis faktor pengelolaan resiko di dalam perusahaan. Karyawan kreatif hanya bisa di tumbuh kembangkan dengan iklim yg mendukung. Apa faktor yang terpenting? Kebijakan perusahaan yang mau menciptakan iklim daya saing inovasi dengan jaminan setia.

»Otonomi khusus bagi pengembangan kreatif«

Menciptakan iklim akrab resiko, harus dimulai dari environment kepercayaan. Perusahaan memberi legitimasi kepercayaan yang menjamin karyawan untuk mengembangkan kreativitas. Bentuk kepercayaan tersebut diwujudkan melalui team – team kreatif dengan otonomi khusus bagi pengembangan kreativitas dalam rangka melahirkan inovasi – inovasi yang menjadi senjata.

¤ Dengan empat tips diatas, jika diimplementasikan sesuai dengan semangat menjadi yang terbaik, maka perusahaan akan mempunyai keuntungan ganda: mencapai tingkat inovasi tertinggi yang menguntungkan, memperkokoh budaya perusahaan inovatif, Menciptakan tujuan strategis yang paling strategik dan sekaligus mengantar karyawannya bertransformasi dari fungsi dan mental kacung menjadi risk taker – risk taker agen inovasi yang hebat. Demikian artikel mengenai Tips karyawan Kreatif: Kacung Menjadi Risk Taker. Semoga bermanfaat!

Sumber : viva

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s